Oleh : Mu'az Abdul Hafizh Di sudut kota madinah, terdapat sebuah rumah orang shaleh, ia dihuni oleh seorang sahabat mulia yang sedang memikirkan cara bagaimana agar ia dan istrinya serta anak-anaknya bisa makan pada hari itu, di tangannya tergolek satu butir korma kering yang sudah lama diidam-idamkan oleh anak-anaknya, agar segera masuk ke mulut mereka untuk mengganjal perut yang sudah beberapa hari ini belum diisi. Si ayah hampir habis pikir, di saat yang bersamaan pintu rumah itu diketuk oleh seseorang, semua mata langsung tertuju ke satu titik fokus, siapa gerangan yang akan datang? Apakah mereka akan membawa makanan buat mereka? Beribu pertanyaan berkelebat di otak bocah-bocah kecil itu, si ayah berdiri untuk membukakan pintu bagi tamu mereka. Ternyata harapan mere...
اللهم إنا نسألك أن تلزم قلوبنا حفظ كتابك